Ketua Gerakan Masyarakat Jakarta atau yang kerap disebut gubernur tandingan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Fakhrurrozi Ishaq, kembali muncul.
Gubernur tandingan Ahok itu lama tak terdengar kabarnya. Dia mengaku hingga kini masih sibuk menjadi gubernur tandingan.
“Ya orang saya diangkat jadi gubernur Oleh FPI, disahkan langsung oleh Baginda Habib Rizieq Shihab. Barang siapa meragukan atau bahkan tidak mengakui saya sebagai gubernur berarti kafir dan secara langsung menyakiti Seluruh umat muslim di Jakarta.” kata Fakhrurrozi.
Fakhrurrozi sebelumnya dideklarasikan sebagai Gubernur DKI tandingan oleh Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Shihab pada aksi unjuk rasa, Senin (10/11/2014) lalu di halaman Balai Kota.
Deklarasi itu terinspirasi oleh suasana politik di DPR yang juga membuat pimpinan tandingan antara Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dan Koalisi Merah Putih (KMP).
Hampir dua tahun menjabat sebagai “Gubernur DKI”, apa saja yang dikerjakan Fakhrurrozi?
“Kami selalu mengadakan pendekatan dengan masyarakat, selayaknya Gubernur. Kami selalu mengajak masyarakat agar selalu berbuat baik, jangan berbuat panik. Mari kita sama-sama benahi Jakarta dan cegah kezaliman oleh penguasa,” kata Fakhrurrozi.
Dia tak menjelaskan detail program-program yang telah dilakukannya.Terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 dalam hitungan hari, Fakhrurrozi mengaku tidak berniat maju mencalonkan diri sebagai gubernur DKI Jakarta.
“Menurut pesan orangtua saya, saya enggak usah jadi pejabat, jadi ustaz saja. Akan tetapi, kalau keadaannya darurat, saya siap (maju Pilkada DKI Jakarta 2017),” kata Fakhrurrozi.(bs/PP)
