Loading...

Ini Alasan Presiden Soekarno Kasih Nama Semanggi, Ternyata Artinya Sangat Kekinian

PALMERAH-- Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menjelaskan secara rinci asal usul Jembatan Semanggi, Jakarta Selatan.

Djarot juga menjelaskan kenapa digunakan nama Semanggi dan apa filosofis Semanggi dalam kehidupan sehari-hari.

Bahkan, mantan Wagub DKI pada era Gubernur DKI dijabat Basuki Tjahaja Purnama ini juga menyebut, semanggi itu memiliki makana keberuntungan (lucky clover) sehingga akan membawa keberuntungan juga bagi warganya.

Jembatan Semanggi ternyata juga bisa diartikan sebagai lambang persatuan dalam keberagaman.

Sangat pas dengan kondisi kekinian, tidak hanya di Jakarta tetapi juga di Indonesia.

Kawasan yang kini menjadi landmark Jakarta dengan dibangun Jembatan Semanggi itu itu dulunya adalah daerah rawa-rawa.

Alasan itu pula yang melatarbelakangi Presiden I RI Soekarno menamai jembatan karya Ir Sutami itu sebagai Jembatan Semanggi.

Saat ini, kawasan Semanggi semakin indah dan menakjubkan dengan dibangunnya 'lingkar luar' Simpang Susun Semanggi.

Berikut foto yang diunggah Djarot lewat akun instagramnya.

Djarot menulis status @djarotsaifulhidayatTanaman Semanggi adalah merupakan tanaman perairan kelompok paku air (Salviniales) dari keluarga Marsileaceae.

Tanaman ini tumbuh kembang di area persawahan, rawa dan saluran-saluran irigasi. Daun Semanggi boleh dikonsumsi layaknya lalapan atau bagian dari hidangan salad.

Di Surabaya ada kuliner sejenis pecel, Pecel Semanggi, yang salah satu bahan utamanya adalah daun Semanggi.

Ada mitos di Irlandia, bahwa Semanggi berdaun empat, *four-leaf clover*, adalah semanggi keberuntungan (lucky clover) yang dipercaya dapat membawa keberuntungan.

Konon, area Karet Semanggi Jakarta dulu adalah rawa-rawa yang banyak tumbuh tanaman Semanggi.

Apakah Ir. Sutami terinspirasi dari tanaman ini untuk proyek gagasannya, atau kemudian yang menginspirasi Bung Karno menamai jembatan ini dengan nama Jembatan Semanggi?

Bung Karno pernah mengungkapkan bahwa filosofi daun Semanggi ini laksana 'suh' atau pengikat sapu lidi. Batang lidi yang disatukan dengan 'suh' akan menjadi kokoh.

Lidi-lidi yang bersatu akan menjadi kuat. Semanggi dengan satu jembatannya dan 4 daunnya melambangkan penyatuan wilayah Ibukota, sekaligus perlambang persatuan bangsa. Wallahu alam.

Status Djarot itu mengundang komentar sejumlah netizen.

Bayhutama: T E R B A I K 

Aisyahrahayumarbun41: kerenn,, mantapp pak

Agung_arla: Hadiah terbaik buat warga DKI... tq Pak Ahok & Pak Djarot... itu Gubernur terpilih bisa kerja kayak gini gak ? Atau kerjanya cuman nyinyir

Ndarikuz: Semoga jembatan ini sebagai pengikat pemersatu bangsa yg beraneka ragam yg menguatkan dan membesarkan negara ini...

Jemmy2803: Keren, kapan lg ya Jakarta bisa pnya pemimpin sprti ahok jarot. Smoga kedepan bkn hanya Jakarta tp seluruh provinsi bisa mempunyai pemimpin sprti mereka. GBU BADJA

Rdp1011: ALHAMDULILLAH PAK, baru kali ini selama saya di jkt saya merasakan perubahan yang signifikan semenjak pemerintahan pak @jokowi , pak @ahokbtp kemudian digantikan bapak @djarotsaifulhidayat ... semoga allah senantiasa merahmati kalian para patriot bangsa..

Loading...