Loading...

Ini Harapan Habib Rizieq untuk Kapolda Metro Jaya yang Baru

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab berharap, kepemimpinan Kapolda Metro Jaya yang baru, Irjen Pol Idham Azis, tidak ada kriminalisasi ulama dan aktivis.

"Beliau berharap dengan Kapolda yang baru, tidak ada kriminalisasi ulama dan para aktivis," kata kuasa hukum Habib Rizieq, Sugito Atmo Pawiro, kepada Netralnews.com, Rabu (26/7/2017).

Ditambahkan Sugito, Ketua Dewan Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) itu juga berpesan kepada Kapolda Metro yang baru, agar hukum jangan dipermainkan untuk kepentingan politik kelompok tertentu.

"Hukum harus tegak tanpa ada kepentingan dan permainan politik, jangan ranah hukum dipermainkan sebagai kepentingan politik tertentu," tegas Sugito.

Sebagaimana diketahui, Habib Rizieq pergi ke luar negeri sejak 26 April 2017 lalu. Kini ia menjadi tersangka atas dua kasus, yakni kasus penghinaan terhadap Pancasila, yang ditangani Polda Jawa Barat, dan kasus chat WhatsApp berkonten pornografi.

Untuk kasus chat WhatsApp berkonten pornografi, Ketua GNPF-MUI itu masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Selain dua kasus tersebut, masih ada beberapa kasus lainnya yang diproses aparat kepolisian.

Sementara itu, terkait pergantian Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) baru saja dilantik menggantikan Irjen Pol Mochamad Iriawan.

Pelantikan Idham menjadi Kapolda Metro Jaya ini dilakukan oleh Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian di Ruang Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Rabu (26/7/2017).

Loading...