Pernah nggak sih kalian ngerasa ditolak sama orang lain?
Mulai dari ditolak perusahaan sampai gebetan adalah hal-hal yang nyesek buat sebagian besar orang.
Tapi ini akan lebih buruk kalau yang memberi penolakan adalah orang-orang terkasih.
Apalagi kalau yang nolak itu suami atau istri sendiri yang udah bertahun-tahun hidup bersama.
Pasti bikin sakit hati banget!
Ini pula yang terjadi pada seorang wanita bernama Atifa Ljajic.
Atifa mengalami hal tak menyenangkan saat suaminya, Serif Nokic menyingkirkannya setelah melahirkan anak mereka.
Padahal kelahiran anak mereka ini sudah ditunggu selama 20 tahun!
Kebayang panjang dan capeknya kan untuk menunggu selama 20 tahun?
Tapi di balik tindakan Serif, rupanya ada sebuah alasan.
Serif mengaku kalau dirinya sudah terlalu tua untuk membesarkan anak.
Buat Atifa, alasan ini tentu sangat amat tidak masuk akal.
Apalagi kalau mengingat perjuangan mereka selama 20 tahun.
Serif, seorang penderita diabetes berusia 68 tahun mengatakan bahwa Atifa mendapat 'apa yang dia inginkan' seiring dengan kedatangan baby Alina.
Serif mengatakan:
"Yang jadi masalah utama, saya orang sakit, saya berusia 68 tahun, saya penderita diabetes dan saya memiliki hati yang lemah. Tidak mudah untuk tidak tidur semalaman dan mendengar tangisan bayi."
Atifa tetap optimis meski kondisinya sangat kacau.
Atifa bersama sang anak, baby Alina (CEN)
Atifa bersama sang anak, baby Alina (CEN)
Atifa berkata:
"Apapun yang terjadi, terlepas dari Serif tetap bersama saya atau pergi meninggalkan saya, saya akan berjuang untuk membesarkan Alina dengan cara terbaik dan bisa menempatkannya di jalan yang benar."
"Saya hanya akan mencintai dia."
"Saya tahu itu tidak akan mudah tapi saya masih percaya ada orang baik yang ingin membantu saya."
Netizen yang mengetahui kisah ini pun hanya bisa berharap semua yang terbaik untuk Atifa.
