Loading...

Ngeri, Hanya karena Dua Kutu Wanita Ini Meninggal Dunia

Seorang ibu dari satu anak ini telah meninggal dunia karena penyakit bawaan yang hanya menyerang lima orang di Amerika Serikat. Bernama, Tamela Wilson (58), dia sedang bekerja di Missouri's Meramec State Park pada bulan Mei saat dia melihat dua kutu bersarang di tubuhnya. Dia kemudian mengusir kutu dari tubuhnya dan melanjutkan perjalanannya sebagai asisten pengawas taman.

Dalam beberapa hari, dia menjadi lesu, demam dan mual. Dokter bingung dan mendiagnosisnya dengan infeksi saluran kemih, pulang dengan diberikan obat antibiotik. Tapi seminggu kemudian, pada tanggal 31 Mei, kondisinya menurun drastis dan dia dirawat di rumah sakit. Tes darah menunjukkan bahwa dia memiliki virus Bourbon, kondisi langka dan tidak dapat diobati yang pertama kali muncul pada 2014.

Dia menghabiskan waktu berminggu-minggu dalam perawatan intensif dan dokter berjuang untuk mengatasi penyakit ini. Apalagi dia juga menderita pneumonia dan limfohistiositosis hemofagositik, sebuah kondisi yang membuat sel kekebalan bermutasi.

"Itu membuat Anda takut pergi ke luar rumah,” kata Ibu Tiri Kathy Potter, seperti dilansir dari laman Daily Mail, Jumat (14/7/2017).

"Para dokter berada di sampingnya. Mereka bilang itu misteri medis. Setiap hari kita pergi ke rumah sakit dan dia akan bertambah parah. Tidak ada perbaikan,” tambah Ayah Tamela, Geoff.

Virus Bourbon hanya terjadi pada lima orang Amerika sampai saat ini, semuanya ada di Midwest dan bagian selatan Amerika Serikat.

Kasus AS pertama melibatkan seorang pria berusia 68 tahun di Kansas, John Seested, yang meninggal dua minggu setelah digigit kutu. Sebelum didiagnosis, hanya ada delapan insiden di seluruh dunia, semuanya ada di Eropa, Asia atau Afrika.

Virus ini adalah sejenis thogotovirus, namun sangat berbeda. Biasanya, thogotovirus menyebabkan meningitis, yang mengobarkan lapisan otak. Namun, virus Bourbon menyerang dan menghancurkan sel darah putih pada tingkat yang mengkhawatirkan.

Sebagai gantinya, sebuah instansi mendesak orang untuk menggunakan repellents serangga, memakai lengan dan celana panjang, menghindari daerah lebat dan berhutan, dan melakukan pemeriksaan kutu yang teliti setelah menghabiskan waktu di luar rumah.

Kasus Tamela adalah yang pertama kali dilaporkan di Missouri. Itu terjadi saat negara memerangi wabah Ehrlichiosis, kondisi seperti flu yang ditularkan oleh kutu.
Loading...