Loading...

Edan… Nyawa Ayah Ini Melayang Ditangan Anak Sendiri,Dihabisi Dengan Sebilah Kapak

Jarkasih (40) tega menghabisi nyawa ayahnya sendiri, Toha (60) dengan sebilah kapak. Peristiwa berdarah itu terjadi di dalam rumah, Kampung Bongas Ngora, Deda Cilandak, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta, Minggu (12/11/2017) pagi sekitar pukul 09.30 WIB.

Informasi yang diperoleh, pelaku Jarkasih menggunakan kapak saat korban duduk di kursi ruang tengah rumahnya.

Pelaku yang diduga berada satu ruangan langsung menyerang dan menancapkan kapak ke wajah korban. Seketika itu, korban tewas bersimbah darah. Pelaku langsung kabur ke hutan.

Kanit Reskrim Polsek Cibatu Ipda Abdul Rojak menyebutkan, motif pembunuhan belum diketahui karena pelaku kabur setelah membunuh ayahnya. Rojak menduga, saat kejadian pelaku berada disamping korban dan tak ada seorang pun saksi mata saat kejadian. “Berdasarkan hasil olah TKP, pelaku menyerang dari jarak dekat. Saat itu di rumah cuma mereka berdua,” ungkapnya.

Sedangkan keterangan Ahmad Nurhadi (30) adik pelaku, saat kejadian ia dan keluarganya sedang berada di rumah. Tiba-tiba pelaku menganiaya korban Toha (60) yang tengah berada di ruang dapur.

Korban yang dibacok dengan sebilah kapak berulang-ulang di bagian kepala dan wajah langsung tewas di tempat kejadian. Usai menganiaya korban pelaku kabur ke dalam hutan yang tak jauh dari rumahnya.”Dia kabur sambil membawa kapak ke dalam hutan,” kata saksi.

Ketua RT 06 Kp Bongas Soib menambahkan, kuat dugaan pelaku menghabisi Toha adalah anak kandungnya. “Sempat ada yang melihat Jarkasih menenteng kapak berlumuran darah keluar dari rumah lalu lari ke hutan,” ujarnya.

Dia menyebutkan, kejiwaan pelaku diduga terganggu karena tanpa diketahui motifnya tiba-tiba anak durhaka itu membantai ayahnya hingga menggemparkan warga Kp Bongas. “Pelaku diketahui masih membujang dan tinggal bersama orang tuanya,” kata dia.

Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke polisi. Warga bersama polisi berusaha mengejar pelalu yang kabur ke dalam hutan.

“Warga dan polisi melokalisir kawasan hutan tersebut,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Drs Yusri Yunus kepada para wartawan, Minggu (12/11/2017). (G24j-Gns)
Loading...