Loading...

Ibu Hamil Perlu Tahu! Ini Pentingnya Albumin untuk Janin

Ilutrasi bayi

Saat ini masih banyak masyarakat yang belum mengetahui apa itu albumin dan manfaatnya bagi tubuh manusia. Padahal, zat tersebut menjadi salah satu unsur terpenting dalam struktur plasma darah.

Banyak atau sedikitnya kadar albumin di dalam tubuh manusia, dapat memengaruhi fungsi dan kerja plasma darah.

Albumin merupakan bagian dari protein plasma darah yang memiliki banyak peran seperti mengatur tekanan osmotik darah, menjaga keseimbangan cairan didalam tubuh, sebagai pengangkut nutrsi didalam tubuh, dan membantu memperbaiki kerusakan jaringan sel di dalam tubuh.

Albumin juga sangat diperlukan oleh ibu hamil (bumil). Albumin memegang peranan penting sebagai bagian dalam protein plasma darah yang berfungsi sebagai agen pengangkut nutrisi.

Misalnya seseorang sudah mendapat asupan makanan yang sehat dan baik, tapi kadar albumin di dalam tubuhnya rendah maka semua nutrisi tersebut tidak bisa terangkut karena tubuhnya kekurangan albumin.

"Jika situasi ini terjadi pada anak yang kekurangan albumin, tentu bisa menghabat proses tumbuh kembangan badan dan otaknya karena nutrisi yang dibutuhkan tubuh tidak terdistibusi secara maksimal," kata General Manager PT Pharos Indonesia Daniel Thian dalam peluncuran Albusmin, Selasa (21/11).

Idealnya, kadar normal albumin dalam darah mencapai 3.4-5.4 g/dl. Albumin didapat dari hasil metabolisme protein di dalam hati menjadi plasma protein.

Lalu apa pentingnya albumin bagi ibu hamil? Mengapa bumil wajib mengasup banyak albumin selama kehamilan?

Ahli Obstetri dan Ginekologi dari RSIA Bunda, Dr Taufik Jamaan SpOG menjelaskan albumin memiliki tugas sangat penting untuk menjaga tumbuh kembang janin dalam kandungan. Sebab, kebutuhan protein untuk janin dapat terpenuhi dari protein yang dikonsumsi ibu.

Jadi jika ibu hamil kebutuhan albuminnya terpenuhi, bayi itu akan berkembang secara cepat selama sembilan bulan di dalam perut. Hal itu terjadi karena kebutuhan protein untuk si bayi di dalam perut terpenuhi.

"Maka jangan sampai ibu hamil asupan makanannya kurang. Bisa dipenuhi dengan gizi yang cukup dari ikan, telur, kacang-kacangan, dan sebagainya,” pungkas Taufik.

Loading...