Loading...

Kali Pertama Menginap di Hotel Berbintang, Emak Penjual Sayur Ketakutan. Ini Kisahnya

Jumat (10/11/2017), sambil menggendong keranjang sayur dan mengenakan sandal jepit, seorang wanita memasuki lobi Hotel Star Semarang.

Namanya Mulyati (53), warga Candi Sari 1, RT 03 RW 08, Semarang, Jawa Tengah. 

Dalam rangka memperingati hari pahlawan, Mulyati, penjual sayur gendong mendapat penghargaan dari Hotel Star berupa uang, sembako dan penginapan gratis.

Tidak hanya Mulyati, Hotel Star juga memberikan penghargaan kepada tujuh pahlawan jalanan. 

Penjual sayur menginap di hotel.

Penjual sayur menginap di hotel. (Tribun Jateng/Ajeng)

Di antaranya penyapu jalanan, pembersih sampah, penjual sayur dan tukang pijit.

Bambang Mintosi, General Manajer Hotel Star mengungkapkan kebanggaannya kepada pahlawan pahlawan tersebut.

"Bagi kami, profesi loper koran, penyapu jalanan, pemungut sampah, mereka ini pahlawan. Mereka membantu mencerdaskan orang-orang dengan mengirim koran ke masing-masing rumah, membuat lingkungan kita bersih dan sehat juga," jelasnya.

Saat ditemui Tribunjateng.com di hotel Star lantai 27, Mulyati mengaku takut tidur di Hotel.

"Saya takut. Ini pertama kali saya tidur di hotel. Nanti kalau alat-alatnya rusak bagaimana? " tanya pedagang sayur tersebut.

Mulyati mengatakan, dia tidak tau cara mengecilkan AC dan tidak mengerti apa itu shower.

Pihak Hotel Star sendiri telah mengantisipasi hal tersebut. 

Sebelum para penerima penghargaan menginap di hotel, Hotel Star akan memberikan panduan. 

Soal jumlah tali asih berupa uang yang diberikan, Aii sotya (29), Publik Relasi Hotel Star tak mau berterus terang.

"Untuk jumlah uangnya dirahasiakan. Selain uang, kami juga memberikan sembako dan penginapan gratis," tutur Aii .
Loading...