PAHANG - Seorang pelajar institusi pengajian tinggi (IPT) atau perguruan tinggi dan pacarnya di Kuantan, Pahang, Malaysia mencoba menyembunyikan kelahiran bayi diluar nikah mereka.
Namun semua terbongkar setelah mereka dipergoki ketika mencoba membohongi anggota polisi, lapor Kosmo.
Dalam kejadian di Klinik Desa Bukit Sagu itu, wanita berusia 20-an itu ditahan pada jam 4 sore.
Ketika datang ke Pos Polis Bukit Goh dengan membawa mayat bayinya yang masih bertali pusar itu dibungkus dengan koran.
Dan ditempatkan dalam kantong plastik berwarna biru.
Kepala Polisi Daerah Kuantan, Asisten Komisioner Abdul Aziz Salleh mengatakan.
Pelajar tersebut mengklaim dia menemukan mayat bayi laki-laki yang baru lahir itu di dalam selokan.
Dan membawa mayat bayi itu ke pondok polisi atas nasehat banyak orang.
"Namun setelah dibombardir dengan beberapa pertanyaan, wanita itu akhirnya mengaku."
"Bahwa bayi itu adalah miliknya dan dilahirkan beberapa jam sebelum di rumah pacarnya di dekat daerah itu," katanya.
Menyusul pengakuan siswa terlibat, polisi telah menggerebek kediaman pria berusia 27 tahun itu.
Yang merupakan staf departemen pemerintah negeri dan ditahan untuk membantu penyelidikan.
Penyelidikan awal polisi menemukan, bayi lelaki itu meninggal akibat kelahiran prematur.
Kedua tersangka kini ditahan selama empat hari hingga Jumat ini untuk membantu penyelidikan.
Mengikuti Seksyen 318 Kanun Keseksaan karena menyembunyikan kelahiran dengan membuang mayat.
Jika terbukti bersalah, keduanya dapat dikenakan hukuman penjara selama dua tahun atau denda atau kedua-duanya.
Kaget Subuh Dengar Tangisan Bayi Ternyata Saat Dilihat Sosok Ini Bikin Warga Gempar
LAPORAN WARTAWAN TRIBUNSUMSEL.COM, IKA ANGGRAENI
TRIBUNSUMSEL.COM,MUARAENIM - Warga Desa Pinang Belarik Kecamatan Ujanmas mendadak hebo.
pasalnya warga digemparkan dengan penemuan bayi berjenis kelamin perempuan, Selasa,(18/7/2017).
Berdasarkan informasi yang berhasil Tribunsumsel.com himpun di lapangan.
Bayi tersebut ditemukan oleh Eka Fitrianinsing (24) warga Dusun V Desa Pinang Belarik kecamatan Ujan Mas Muaraenim sekitar pukul 04.30 Wib.
Menurut info penemuan bayi tersebut bermula sekitar pukul 21.30 Wib.
sebelum penemuan bayi tersebut warga dibuat penasaran dengan adanya tangisan dari suara bayi .
di samping rumah warga bernama Sartono (50) warga desa Pinang Belarik.
suara tersebutpun terus terdengar hingga menjelang subuh.
Karena penasaran anak Sartono yang bernama Eka Fitrianinsing (24) yang terbangun karena mendengar tangisan tersebut .
akhirnya keluar rumah untuk mencari sumber suara tersebut.
Betapa terkejutnya ia saat berada di samping rumahnya Sekitar pukul 04.30 Wib.
seorang bayi perempuan tergeletak menangis dengan kondisi tanpa dibalut sehelai benangpun.
dengan kondisi tali pusar masih tergantung.
Ia pun berlari memanggil orang tuannya.
Dalam sekejab kabar penemuan bayi tersebut pun cepat menyebar ke warga lainnya .
dan wargapun berbondong-bondong mendatangi rumah Sartono untuk melihat bayi tak berdosa tersebut.
Bayi perempuan yang ditemukan warga di desa Pinang Belarik kecamatan Ujanmas Muaraenim saat mendapat perawatan di Polindes Ujanmas Baru (Tribunsumsel.com/Ika Anggraeni)
Kemudian bayi tersebutpun di bawa ke Polindes Ujanmas Baru dan peristiwa tersebutpun dilaporkan ke Polsek Gunung Megang.
Seperti yang di tuturkan Sartono,(50) bahwa ia dan anaknya .
sama sekali tak menyangka akan menemukan bayi tersebut dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.
"Tega sekali yang membuang anak tak berdosa tersebut, yang pertama kali menemukannya itu anak saya.
"saat ditemukan bayi tersebut tanpa busana dan di samping rumah saya," katanya.
Sementara itu Bidan desa Ujanmas Baru Nasmela Am.Keb mengatakan jika saat ini kondisi bayi tersebut dalam keadaan sehat dengan berat badan 2,2 kg.
"Alhamdulillah bayi tersebut dalam keadaan sehat namun agak pucat karena kurang berat badan yang hanya 2200 gram." katanya.
Hal tersebut lanjutnya kemungkinan diakibatkan karena bayi tersebut selama masa dalam kandungan .
diduga si ibu bayi kerap menggunakan korset jadi perkembangan bayi menjadi lamban.
Di lain pihak Kapolres Muara Enim AKBP. Leo Andi Gunawan melalui Kapolsek Gunung Megang AKP Iwan Gunawan membenarkan adanya kejadian tersebut.
" Bayi tersebut berjenis kelamin perempuan."
"dan diduga bayi tersebut dibuang oleh orang tuanya yang kemungkinan bayi tersebut merupakan hasil dari hubungan gelap." Katanya.
Ditambahkannya saat ini bayi tersebut berada di Polindes Ujanmas Baru .
untuk dilakukan perawatan lebih lanjut.
